Minggu, 08 Juni 2014

PROTEIN



         BEBERAPA PEPTIDA YANG MENARIK
Salah satu contoh Tripeptida adalah faktor pelepasan hormone-tirotropik (TRF) yang telah diisolasi dari kelenjar hipotalamus babi dan sapi. Bila dimasukkan ke tubuh manusia (lewat mulut atau intravena), peptide ini merangsang pengeluaran tirotropin, yang selanjutnya merangsang pengeluaran hormone-hormon tiroid, yang mengatur metabolisme dalam tubuh.
Struktur TRF memaparkan contoh dari variasi stuktur yang biasa dijumpai dalam peptida dan protein. Asam amino N-ujung merupakan derivate dari asam glutamate : gugus karboksil rantai-samping telah berikatan dengan gugus amino bebas dan membentuk suatu laktam (suatu amida siklik).
Residu C-ujung dari TRF adalah suatu amida dari prolina. Amida dari gugus karboksil bebas tidaklah sama sekali asing dalam gugus protein alamiah. Biasanya ini dinyatakan dengan menambahkan NH2 pada C-ujung dalam struktur singkatan : misalnya, gly berarti –NHCH2CO2H, tetapi gly-NH2 berarti –NHCH2CNH2.

Oksitosin (oxytocin), suatu hormon bersasal dari kelenjar dibawah otak (pituitary hormone) yang menyebabkan pengerutan uterin selama melahirkan bayi, merupakan peptida lain yang penting. Perhatikan bahwa oksitosin berupa peptida siklik yang digabung oleh suatu hubungan sistina S-S.

Enkefalin adalah zat-zat penghilang nyeri yang dihasilkan tubuh sendiri, zat ini adalah peptida-peptida otak yang mengandung hanya lima residu asam amino. Diduga opiate-opiat (morfina dan sebagainya) bertindak sebagai analgesik (penghilang nyeri) dengan meniru bentuk dn polaritas enkifalen-enkifalen dan meletakan diri pada situs penerimaan penghilang nyeri dalam otak. Dilontarkan teori bahwa “jogger’s high” (perasaan sehat dan segar yang ditimbulkan dengan jogging atau berlari) disebabkan oleh dibebaskannya enkifalen-enkifalen dalam otak.
PERMASALAHAN :
Menurut artikel yang saya baca oksitoksin dapat menyebabkan efek kontraksi setelah bayi lahir ? mengapa demikian ?